Lindungi Template HTML Anda dari serangan HTTrack

Halo. Selamat pagi. Kali ini saya akan sedikit membahas tentang alat penyalin situs atau yang lebih sering disebut dengan website copier. Ya, sudah banyak developer web mengetahui tentang alat ini. Sebuah alat mematikan untuk para desainer web yang berfungsi untuk menyalin template situs, sebutlah salah satunya adalah HTTrack, sebuah alat yang dapat menyalin situs web dan menjadikannya file-file HTML berikut dengan CSS, jQuery dan javascript. Dengan alat ini, sebuah web yang memiliki tampilan HTML statis mudah sekali untuk disalin kedalam komputer anda.

# Pengenalan masalah

Sebagaimana yang kita tahu, struktur dasar web yang ditampilkan kepada browser adalah:

  1. HTML, (dasar struktur teks yang memiliki tag html) dilengkapi dengan
  2. CSS (mempercantik dan mendesain halaman)
  3. JavaScript (mengontrol situs) dan
  4. jQuery (javascript query, sebuah improvisasi teknologi javascript yang memungkinkan dapat menjalankan query database dengan javascript)

Meskipun banyak website menggunakan PHP dan database, namun keduanya tidak ditampilkan ke browser dan berada dibelakang ke-4 poin diatas, inilah mengapa PHP disebuat sebagai bahasa pemrograman.

# Pengertian

Lalu apa itu HTTrack? “HTTrack allows you to download a World Wide Web site from the Internet to a local directory, building recursively all directories, getting HTML, images, and other files from the server to your computer.” – dikutip dari situs HTTrack.

Dengan pengertian tersebut, jangan beranggapan anda dapat menyalin situs facebook, situs-situs lain seperti google, yahoo, dsb. Tapi, HTTrack hanya akan menyalin struktur HTML, CSS dan JavScriptnya saja yang kemudian disimpan di komputer anda.

Alat ini menjadi alat mematikan bagi seorang web desainer, terlebih anda yang berprofesi sebagai pembuat template HTML. Mengapa? Karena dari template yang anda buat, dapat dibajak langsung oleh orang lain dengan alat ini dalam hitungan detik.

# Solusi masalah

Jangan khawatir, gue nemuin cara untuk anda agar orang lain tidak dapat menyalin situs yang anda buat dengan metode htaccess. Untuk memulainya, buat file .htaccess di root folder situs anda, lalu tambahkan isi berikut:

# Keterangan

  • Baris pertama, htaccess akan meng-aktifkan modul mod_rewrite untuk situs anda
  • Baris kedua, htaccess akan menetapkan root folder situs anda.
    Jika situs anda adalah: http://contoh.com , biarkan RewriteBase /
    Jika situs anda adalah: http://contoh.com/situsanda , isilah dengan RewriteBase /situsanda/
  • Baris ketiga, htaccess akan memasukkan daftar bot (termasuk website copier) agar tidak dapat mengakses situs anda
  • Baris keempat, htaccess akan mengirimkan respon 403/Forbidden kepada daftar bot yang ada di daftar list 3

# Studi Kasus

Berikut adalah hasil gue salin situs coba dari situs demo gue.

Tidak dengan .htaccess:

Dilihat di baris 11 adalah nama file target yang akan di save di komputer lokal, dan baris 13 adalah baris proses download file html tersebut, lalu kemudian menjadikan hasil total file yang di download di baris 24

Dengan .htaccess:

Dengan memasang .htaccess, ngga terlihat adanya aktifitas download file, terlihat jelas di baris 9 & 10 adalah response code 403 yang diberikan oleh .htaccess

Semoga membantu 🙂

Content Protection by DMCA.com