Otentikasi proxy dengan manual APT Proxy di Ubuntu

Proxy merupakan sebuah komputer server yang digunakan khusus untuk melakukan request konten terhadap klien dan internet. Dengan kata lain, permintaan dari klien akan tertampung sementara di server proxy untuk ditentukan alamat URL, besar halaman yang di-request, dan waktu akses sebagai log yang nantinya dapat dijadikan report harian, mingguan, bulanan, bahkan tahunan sekalipun.

Sebagai garis besar, proxy hanyalah sebuah “jembatan kenangan” yang mampu mengingat apa yang dilakukan dari pertama kali menyebrang sampai tiba di akhir jembatan. Selain berfungsi sebagai report log, proxy juga dapat dimaksudkan untuk blok situs, MAC address, IP address, dan atau sebagai pengamanan data sekalipun, karena dalam proxy mengenal port yang akan digunakan. Port default proxy adalah 3128, hanya beberapa administrator jaringan mengkonfigurasinya dengan membedakan port yang akan dipakai untuk digunakan oleh semua pengguna jaringan.

Lantas apa yang dimaksud dengan APT Proxy? Adalah sebuah caching proxy yang nantinya digunakan oleh sistem APT di linux debian, termasuk ubuntu. APT proxy dimaksudkan untuk mempercepat post-request caching APT ke Internet. APT proxy biasanya menggunakan proxy server sebagai Mirror untuk Debian partial, yang sebelumnya sudah terdapat caching file yang nantinya dibutuhkan oleh klien.

Berikut adalah konfigurasi yang didapat; pertama, buat file apt.conf di /etc/apt:

Lalu tambahkan isi berikut (jika menggunakan otentikasi):

Contoh:

Dan berikut diberikan jika tidak menggunakan otentikasi (anonymous user):

Contoh:

Lalu, bagaimana jika proxy yang dipakai menggunakan network protokol FTP? Gampang saja, ubah http menjadi ftp:

Tidak menggunakan otentikasi:

Contoh:

Menggunakan otentikasi:

Contoh:

Setelah itu, save editor anda, kemudian lakukan APT update/APT install, maka sebelum mendapatkan node dari server, proxy menampung request terlebih dahulu dari klien.

Selamat mencoba 🙂

Content Protection by DMCA.com